3 Jenis Aki Yang Banyak Dipakai Pada Kendaraan Beroda Empat - Autoexpose
Advertisement
Perkembangan teknologi mengakibatkan keragaman jenis suatu komponen , menyerupai aki yang dipakai pada mobil. Dulu , yang namanya aki merupakan suatu kotak yang memiliki enam epilog dimana didalam kotak tersebut terlihat cairan asam sulfat.
Namun berkat kemajuan teknologi , kini ada banyak jenis aki. Ada yang masih menggunakan versi usang (seperti yang diatas) ada juga yang telah menggunakan yang MF atau manitenance free.
Memangnya ada berapa jenis aki yang dipakai pada kendaraan beroda empat ?
Dibawah ini akan kita diskusikan 3 jenis aki yang paling banyak dipakai pada mobil.
1. Aki lembap (flooded lead acid battery)

Aki lembap merupakan versi aki konvensional atau menyerupai yang kami jabarkan diatas , dimana aki ini umumnya memiliki bentuk kotak dengan enam buah tutup dan bodynya agak transparan.
Aki lembap merupakan jenis aki yang paling sederhana , lantaran didalamnya cuma terdapat plat timbal dan cairan asam sulfat. Enam buah tutup diatasnya , dipakai untuk mengisi ulang atau mengubah cairan asam sulfat apabila telah lemah.
Aki tipe lead acid ini , melakukan pekerjaan dengan menggunakan reaksi elektrolisis dari asam sulfat dan plat timbal. Secara sederhana bisa diterangkan , ada dua reaksi yaitu reaksi pelepasan yang mengakibatkan kandungan belerang didalam asam sulfat berpindah ke plat timbal. Ini akan menciptakan pergerakan elektron sehingga arus listrik dari aki tecipta.
Reaksi kedua , merupakan reaksi pengisian yang mengakibatkan belerang yang melekat pada plat timbal kembali ke cairan aki. Kedua reaksi ini mesti terus berkelanjutan lantaran tanpa reaksi pengisian maka aki akan eksklusif drop (tanpa charging).
Hanya saja pada aki tipe lead acid ini , memiliki ventilasi yang secara eksklusif terhubung keluar. Sehinga di saat reaksi berjalan , ada sebagian ion , air , dan belerang yang keluar lewat ventilasi ini. Oleh alasannya itu air aki mesti dicek minimal sebulan sekali.
Dari semua jenis aki , aki lembap memiliki harga yang paling terjangkau yaitu sekitar 500 - 700 ribuan tergantung kapasitas yang diinginkan.
2. Aki kering (Valve regulated lead acid)

Aki kering merupakan jenis aki yang paling banyak dipakai pada kendaraan beroda empat dan motor di saat ini. Hal itu bukan tanpa argumentasi , aki kering telah mengusung label MF atau maintenance free sehingga tidak lagi membutuhkan perawatan menyerupai aki basah.
Tapi apa anda tahu bedanya aki kering dan aki lembap ?
Secara internal , gotong royong antara aki lembap dan aki kering ini tidak ada bedanya. Dari namanya saja telah terlihat aki lembap (lead acid) dan aki kering (valve regulated lead acid) yang artinya sama-sama menggunakan cairan lead acid atau asam sulfat.
Hanya yang membedakan , aki kering ini memiliki regulator valve. Apa itu ?
Yakni suatu prosedur pengatur tekanan didalam aki tanpa menciptakan air aki bocor/menguap keluar. Sehingga walaupun sama menyerupai aki lembap , aki kering ini tidak akan kelemahan air aki oleh alasannya itulah aki ini tidak perlu dicek air akinya bahkan bodynya saja berwarna hitam.
Aki kering juga punya berbagai jenis menyerupai ;
3. Aki tipe gel (Gel cell battery)

Tipe terakhir merupakan aki tipe gel , aki ini dipakai cuma pada mobil-mobil tertentu sehingga sungguh jarang kita jumpai kendaraan beroda empat menggunakan aki tipe gel ini.
Secara fisik aki gel sama menyerupai aki kering , yang membedakan merupakan isinya. Kalau aki kering menggunakan asam sulfat berupa cair , tetapi pada aki gel asam sulfat diaduk fummed silica. Sehingga cairan asam sulfat berubah bentuk menjadi menyerupai gel yang sungguh kental.
Elektrolit kental tersebut , memberi banyak faedah antara lain ;
Namun , lantaran banyak keistimewaan tersebut aki tipe gel memiliki harga sungguh mahal. Bahkan harganya bisa 10 kali dari aki biasa.
Aki ini memiliki kesanggupan deep cycle starting yang artinya bisa dipakai untuk menyalakan mesin dengan kapasitas besar , hal itulah yang mengakibatkan aplikasi aki ini dipakai pada kendaraan beroda empat dengan mesin berkapasitas besar (sekelas sport car) dan kendaraan-kendaraan bermesin diesel.
Untuk anda apabila akan mengubah aki kendaraan beroda empat , kami sarankan cukup gunakan aki kering. Karena sebanding antara penampilan dan harga , disamping itu aki ini juga MF jadi kita tidak perlu repot bolak-balik mengevaluasi air aki.
Tapi buat anda yang lebih senang aki lembap juga tak kendala , meski aki lembap mesti terus dicek tetapi secara keseluruhan aki lembap ini jauh lebih kekal dibandingkan aki kering. Alasannya , jikalau aki soak tinggal ganti air akinya saja.
Sementara aki kering , mesti ganti satu unit dengan akinya.
Jadi tak selamanya aki kering lebih baik dari aki basah. Semua punya keistimewaan dan kekurangannya masing-masing , kami harap anda dapat memutuskan aki untuk kendaraan beroda empat sesuai kondisinya.
Namun berkat kemajuan teknologi , kini ada banyak jenis aki. Ada yang masih menggunakan versi usang (seperti yang diatas) ada juga yang telah menggunakan yang MF atau manitenance free.
Memangnya ada berapa jenis aki yang dipakai pada kendaraan beroda empat ?
Dibawah ini akan kita diskusikan 3 jenis aki yang paling banyak dipakai pada mobil.
1. Aki lembap (flooded lead acid battery)
Aki lembap merupakan versi aki konvensional atau menyerupai yang kami jabarkan diatas , dimana aki ini umumnya memiliki bentuk kotak dengan enam buah tutup dan bodynya agak transparan.
Aki lembap merupakan jenis aki yang paling sederhana , lantaran didalamnya cuma terdapat plat timbal dan cairan asam sulfat. Enam buah tutup diatasnya , dipakai untuk mengisi ulang atau mengubah cairan asam sulfat apabila telah lemah.
Aki tipe lead acid ini , melakukan pekerjaan dengan menggunakan reaksi elektrolisis dari asam sulfat dan plat timbal. Secara sederhana bisa diterangkan , ada dua reaksi yaitu reaksi pelepasan yang mengakibatkan kandungan belerang didalam asam sulfat berpindah ke plat timbal. Ini akan menciptakan pergerakan elektron sehingga arus listrik dari aki tecipta.
Reaksi kedua , merupakan reaksi pengisian yang mengakibatkan belerang yang melekat pada plat timbal kembali ke cairan aki. Kedua reaksi ini mesti terus berkelanjutan lantaran tanpa reaksi pengisian maka aki akan eksklusif drop (tanpa charging).
Hanya saja pada aki tipe lead acid ini , memiliki ventilasi yang secara eksklusif terhubung keluar. Sehinga di saat reaksi berjalan , ada sebagian ion , air , dan belerang yang keluar lewat ventilasi ini. Oleh alasannya itu air aki mesti dicek minimal sebulan sekali.
Dari semua jenis aki , aki lembap memiliki harga yang paling terjangkau yaitu sekitar 500 - 700 ribuan tergantung kapasitas yang diinginkan.
2. Aki kering (Valve regulated lead acid)
Aki kering merupakan jenis aki yang paling banyak dipakai pada kendaraan beroda empat dan motor di saat ini. Hal itu bukan tanpa argumentasi , aki kering telah mengusung label MF atau maintenance free sehingga tidak lagi membutuhkan perawatan menyerupai aki basah.
Tapi apa anda tahu bedanya aki kering dan aki lembap ?
Secara internal , gotong royong antara aki lembap dan aki kering ini tidak ada bedanya. Dari namanya saja telah terlihat aki lembap (lead acid) dan aki kering (valve regulated lead acid) yang artinya sama-sama menggunakan cairan lead acid atau asam sulfat.
Hanya yang membedakan , aki kering ini memiliki regulator valve. Apa itu ?
Yakni suatu prosedur pengatur tekanan didalam aki tanpa menciptakan air aki bocor/menguap keluar. Sehingga walaupun sama menyerupai aki lembap , aki kering ini tidak akan kelemahan air aki oleh alasannya itulah aki ini tidak perlu dicek air akinya bahkan bodynya saja berwarna hitam.
Aki kering juga punya berbagai jenis menyerupai ;
- Sealed lead acid battery , aki ini nyaris sama dengan aki lembap tetapi tutupnya dibentuk rapat dan cuma menyisihkan beling lingkaran selaku indikator warna elektrolit aki.
- Valve regulated lead acid , aki ini juga sama dengan tipe diatas tetapi memiliki sketsa ventilasi yang cukup baik. Sehingga gas hidrogen yang keluar dari aki bisa lebih kondusif dan elektrolit aki bisa lebih tahan lama.
- Absorbed glass mat , tipe ini menyerupai tipe sealed lead acid dengan penambahan komponen glass mat yang dapat menyerap penguapan respon reaksi kimia elektrolit aki , dan bisa mengembalikan penguapan tersebut pasca reaksi. Tipe ini memiliki ketahanan cukup usang dibandingkan dua tipe aki kering lainnya.
3. Aki tipe gel (Gel cell battery)
Tipe terakhir merupakan aki tipe gel , aki ini dipakai cuma pada mobil-mobil tertentu sehingga sungguh jarang kita jumpai kendaraan beroda empat menggunakan aki tipe gel ini.
Secara fisik aki gel sama menyerupai aki kering , yang membedakan merupakan isinya. Kalau aki kering menggunakan asam sulfat berupa cair , tetapi pada aki gel asam sulfat diaduk fummed silica. Sehingga cairan asam sulfat berubah bentuk menjadi menyerupai gel yang sungguh kental.
Elektrolit kental tersebut , memberi banyak faedah antara lain ;
- Aki lebih tahan guncangan dan getaran
- Aki bisa dibolak-balikan tanpa takut reaksi kimia terganggu
- Penguapan elektrolit aki bisa dikurangi
- Kemampuan deep cycle starting
Namun , lantaran banyak keistimewaan tersebut aki tipe gel memiliki harga sungguh mahal. Bahkan harganya bisa 10 kali dari aki biasa.
Aki ini memiliki kesanggupan deep cycle starting yang artinya bisa dipakai untuk menyalakan mesin dengan kapasitas besar , hal itulah yang mengakibatkan aplikasi aki ini dipakai pada kendaraan beroda empat dengan mesin berkapasitas besar (sekelas sport car) dan kendaraan-kendaraan bermesin diesel.
Untuk anda apabila akan mengubah aki kendaraan beroda empat , kami sarankan cukup gunakan aki kering. Karena sebanding antara penampilan dan harga , disamping itu aki ini juga MF jadi kita tidak perlu repot bolak-balik mengevaluasi air aki.
Tapi buat anda yang lebih senang aki lembap juga tak kendala , meski aki lembap mesti terus dicek tetapi secara keseluruhan aki lembap ini jauh lebih kekal dibandingkan aki kering. Alasannya , jikalau aki soak tinggal ganti air akinya saja.
Sementara aki kering , mesti ganti satu unit dengan akinya.
Jadi tak selamanya aki kering lebih baik dari aki basah. Semua punya keistimewaan dan kekurangannya masing-masing , kami harap anda dapat memutuskan aki untuk kendaraan beroda empat sesuai kondisinya.
Tidak ada komentar untuk "3 Jenis Aki Yang Banyak Dipakai Pada Kendaraan Beroda Empat - Autoexpose"
Posting Komentar