Kaki Kaki Kendaraan Beroda Empat Suara Kletek-Kletek| Cek 6 Komponen Berikut - Autoexpose
Advertisement
Kaki kaki kendaraan beroda empat yakni sektor yang paling banyak mengalami kerusakan. Hal itu layak saja mengingat kaki kendaraan beroda empat ialah sekumpulan komponen yang menyangga body kendaraan beroda empat secara keseluruhan biar sanggup berlangsung dengan tenteram disegala medan.
Kerusakan pada kaki kaki kendaraan beroda empat pun beraneka ragam , namun satu hal yang niscaya di saat ada kendala pada kaki-kaki kendaraan beroda empat umumnya akan timbul bunyi. baik suara itu seumpama “dug-dug” , atau suara “kletek-kletek”.
Sekarang pertanyaannya , apa yang mesti dicek di saat terdeteksi suara dari kepingan kaki kaki kendaraan beroda empat ?
Hari ini Autoexpose akan membahas secara rincian komponen apa saja yang mesti dicek di saat kaki kaki kendaraan beroda empat suara kletek-kletek.
1.Stabilizer Bar

Stabilizer kafe yakni komponen yang mempertahankan ketinggian antara roda kanan dan kiri dikala menemukan gaya suspensi pada metode suspensi machperson.
Pada kendaraan beroda empat , stablilizer kafe terletak dibagian roda depan baik kanan dan kiri. bentuk stabilizer kafe ini seumpama batang dengan dua buah ball joint di kedua ujung batangnya.
Ketika ball joint tersebut oblak , itu yang menyebabkan stablizer kafe bunyi. Akibatnya akan timbul suara dikala kendaraan beroda empat dibelokan. Mengapa dikala dibelokan ? lantaran ball joint ini akan melakukan pekerjaan dikala roda kendaraan beroda empat belok.
2. Ball joint

Ball joint yang dimaksud disini yakni ball joint utama roda depan yang terletak pada lower arm. Fungsi ball joint ini selaku engsel bagi roda biar sanggup berbelok kekanan maupun kekiri.
Gejala kerusakannya juga sama , di saat ball joint mulai oblak otomatis akan timbul bunyi. Tapi suara pada ball joint ini tidak terbatas dikala roda dibelokan. Kadang di saat kendaraan beroda empat berlangsung lurus terlebih di saat melintasi jalanan tidak rata , suara dari kaki-kaki juga akan muncul.
3. Tie rod end
Tie rod end yakni ujung dari metode steering , tie rod end ini menghubungkan lengan power steering dengan steering knucle pada roda. Pada tie rod end ini juga terdapat ball joint selaku engsel biar koneksi antara kepingan power steering dengan roda sanggup fleksibel.
Sekali lagi , di saat ball joint ini oblak atau lemah , maka suara kletek kletek akan timbul dikala setir dibelokan.
Untuk mendeteksi kerusakan ball joint baik ball joint yang terdapat pada strut kafe , lower arm atau tie rod end anda sanggup melepas komponen tersebut kemudian menggoyangkan pin ball jointnya. Yang wajar , itu akan terasa sedikit keras lantaran ball didalam ball joint terjepit oleh frame ball joint.
Sementara jikalau telah rusak , maka pin ball joint akan ringan sekali dikala digoyangkan.
4. Shock absorber

Shock absorber berupa seumpama tabung , fungsinya selaku peredam guncangan berlebih pada kendaraan. Pada roda depan , shock absorber terletak didalam pegas spiral. Sementara pada roda belakang , shock absorber umumnya terletak terpisah dengan pegas.
Masalah yang biasa terjadi yakni shock absorber bocor , sehingga shock absorber kehilangan daya tahannya. Ini menyebabkan , gerakan suspensi ngeloss atau berlebihan. Sehingga ada potensi piston didalam shock absorber membentur kepingan top dari frame shock absorber.
Ini akan menyebabkan suara dug-dug dikala melintasi jalan tidak rata. Selain itu , kendaraan beroda empat juga terasa lebih terguncang dari biasanya.
5. Wheel bearing

Bearing roda atau biasa disebut laher , yakni ganjal yang menyekat koneksi antara poros roda yang berputar dengan knuckle arm yang diam. Laher roda ini yang dibikin dari beberapa tabung yang mengitari frame bantalan.
Tabung-tabung ini berfungsi layaknya roda sehingga tidak terjadi ukiran secara eksklusif dikala roda berputar. Tapi kendala yang terjadi umumnya tabung-tabung ini bengkok , pecah bahkan hancur. Itu sanggup disebabkan lantaran gaya vertikal yang sungguh keras tentang bearing.
Contohnya kendaraan beroda empat yang melaju kencang padahal sedang melintasi jalanan tidak rata. Itu akan menghasilkan tabung didalam laher bengkok. Akibatnya , ada suara serak dari kepingan roda setiap kali roda berputar. Dan bunyinya juga berbanding lurus dengan kecepatan kendaraan beroda empat , dengan kata lain suara itu akan bertambah keras setiap kali kendaraan beroda empat ditambah kecepatannya.
6. Boot axle

Pada mobil-mobil dengan pelopor roda depan (FWD) anda akan menemui banyak boot axle. Lalu apa itu boot axle ?
Boot axle yakni tutup yang yang dibikin dari karet , fungsinya untuk menutup joint pada axle shaft. Dimana didalam boot axle shaft ini juga terdapat pelumas grease , sehingga boot axle juga berfungsi untuk mempertahankan agar grease tidak bocor.
Tapi lantaran yang dibikin dari karet , boot axle ini sering sekali sobek. Sehingga grease akan bocor dan menyebabkan axle joint kering.
Akibatnya , akan timbul suara kletek-kletek akhir axle joint yang kering.
Kerusakan pada kaki kaki kendaraan beroda empat pun beraneka ragam , namun satu hal yang niscaya di saat ada kendala pada kaki-kaki kendaraan beroda empat umumnya akan timbul bunyi. baik suara itu seumpama “dug-dug” , atau suara “kletek-kletek”.
Sekarang pertanyaannya , apa yang mesti dicek di saat terdeteksi suara dari kepingan kaki kaki kendaraan beroda empat ?
Hari ini Autoexpose akan membahas secara rincian komponen apa saja yang mesti dicek di saat kaki kaki kendaraan beroda empat suara kletek-kletek.
1.Stabilizer Bar
Stabilizer kafe yakni komponen yang mempertahankan ketinggian antara roda kanan dan kiri dikala menemukan gaya suspensi pada metode suspensi machperson.
Pada kendaraan beroda empat , stablilizer kafe terletak dibagian roda depan baik kanan dan kiri. bentuk stabilizer kafe ini seumpama batang dengan dua buah ball joint di kedua ujung batangnya.
Ketika ball joint tersebut oblak , itu yang menyebabkan stablizer kafe bunyi. Akibatnya akan timbul suara dikala kendaraan beroda empat dibelokan. Mengapa dikala dibelokan ? lantaran ball joint ini akan melakukan pekerjaan dikala roda kendaraan beroda empat belok.
2. Ball joint
Ball joint yang dimaksud disini yakni ball joint utama roda depan yang terletak pada lower arm. Fungsi ball joint ini selaku engsel bagi roda biar sanggup berbelok kekanan maupun kekiri.
Gejala kerusakannya juga sama , di saat ball joint mulai oblak otomatis akan timbul bunyi. Tapi suara pada ball joint ini tidak terbatas dikala roda dibelokan. Kadang di saat kendaraan beroda empat berlangsung lurus terlebih di saat melintasi jalanan tidak rata , suara dari kaki-kaki juga akan muncul.
3. Tie rod end
Tie rod end yakni ujung dari metode steering , tie rod end ini menghubungkan lengan power steering dengan steering knucle pada roda. Pada tie rod end ini juga terdapat ball joint selaku engsel biar koneksi antara kepingan power steering dengan roda sanggup fleksibel.
Sekali lagi , di saat ball joint ini oblak atau lemah , maka suara kletek kletek akan timbul dikala setir dibelokan.
Untuk mendeteksi kerusakan ball joint baik ball joint yang terdapat pada strut kafe , lower arm atau tie rod end anda sanggup melepas komponen tersebut kemudian menggoyangkan pin ball jointnya. Yang wajar , itu akan terasa sedikit keras lantaran ball didalam ball joint terjepit oleh frame ball joint.
Sementara jikalau telah rusak , maka pin ball joint akan ringan sekali dikala digoyangkan.
4. Shock absorber
Shock absorber berupa seumpama tabung , fungsinya selaku peredam guncangan berlebih pada kendaraan. Pada roda depan , shock absorber terletak didalam pegas spiral. Sementara pada roda belakang , shock absorber umumnya terletak terpisah dengan pegas.
Masalah yang biasa terjadi yakni shock absorber bocor , sehingga shock absorber kehilangan daya tahannya. Ini menyebabkan , gerakan suspensi ngeloss atau berlebihan. Sehingga ada potensi piston didalam shock absorber membentur kepingan top dari frame shock absorber.
Ini akan menyebabkan suara dug-dug dikala melintasi jalan tidak rata. Selain itu , kendaraan beroda empat juga terasa lebih terguncang dari biasanya.
5. Wheel bearing
Bearing roda atau biasa disebut laher , yakni ganjal yang menyekat koneksi antara poros roda yang berputar dengan knuckle arm yang diam. Laher roda ini yang dibikin dari beberapa tabung yang mengitari frame bantalan.
Tabung-tabung ini berfungsi layaknya roda sehingga tidak terjadi ukiran secara eksklusif dikala roda berputar. Tapi kendala yang terjadi umumnya tabung-tabung ini bengkok , pecah bahkan hancur. Itu sanggup disebabkan lantaran gaya vertikal yang sungguh keras tentang bearing.
Contohnya kendaraan beroda empat yang melaju kencang padahal sedang melintasi jalanan tidak rata. Itu akan menghasilkan tabung didalam laher bengkok. Akibatnya , ada suara serak dari kepingan roda setiap kali roda berputar. Dan bunyinya juga berbanding lurus dengan kecepatan kendaraan beroda empat , dengan kata lain suara itu akan bertambah keras setiap kali kendaraan beroda empat ditambah kecepatannya.
6. Boot axle
Pada mobil-mobil dengan pelopor roda depan (FWD) anda akan menemui banyak boot axle. Lalu apa itu boot axle ?
Boot axle yakni tutup yang yang dibikin dari karet , fungsinya untuk menutup joint pada axle shaft. Dimana didalam boot axle shaft ini juga terdapat pelumas grease , sehingga boot axle juga berfungsi untuk mempertahankan agar grease tidak bocor.
Tapi lantaran yang dibikin dari karet , boot axle ini sering sekali sobek. Sehingga grease akan bocor dan menyebabkan axle joint kering.
Akibatnya , akan timbul suara kletek-kletek akhir axle joint yang kering.
Tidak ada komentar untuk "Kaki Kaki Kendaraan Beroda Empat Suara Kletek-Kletek| Cek 6 Komponen Berikut - Autoexpose"
Posting Komentar